
Lisa berjalan dengan gontai ke perpustakaan.Tangannya terasa penat membawa tumpukkan buku-buku fisika.Kemarin Lisa mendapat nilai yg rendah saat ulangan fisika dan hal itu membuatnya harus melakukan remedial minggu depan.Setelah masuk keperpustakaan Lisa segera meletakkan tumpukan buku itu dan lalu membacanya.Lisa harus belajar exstra agar nilainya tinggi dan membaik dalam waktu 1 minggu,Lisa buka lembar perlembar kertas di buku fisika itu,ia menggaruk kepalanya karena tidak paham melihat rumus-rumus yg berhamburan.’’huuh’’ Lisa menghela nafas panjang dengan keras dan sontak membuat semua orang yg ada didalam perpustakaan melihat kearah Lisa dengan tatapan tajam yg seolah-olah mengisyaratkan agar Lisa tidak berisik, Lisa menundukkan kepalanya meminta maaf,lalu mereka kembali memfokus kan pada buku meraka masing-masing.Lisa menarik nafas lega dan kembali membaca buku yg ada didepannya.’’aa..mana gue ngerti kaya ginian..haduh..nasiiiib’’ucap Lisa didalam hati.Lisa melihat-lihat sekelilingnya dan ia pun melihat seorang laki-laki dengan wajah tampan baru saja masuk keperpustakaan dan berjalan menuju rak buku.Seolah telah menemukan penyelamat hidupnya dengan semangat yg berkobar Lisa berdiri dan berjalan kearah lelaki itu
.’’hay..’’sapa Lisa sedikit berbisik,lelaki itu menoleh kearah Lisa dan melihat Lisa dengan tatapan dingin,lalu kembali mencari buku yg ada di dalam rak.
’’aishh..nie cowo cuek banget..dingin kaya es krim magnum’’gerutu Lisa dalam hati.Lisa merasa sangat kesal dengan tingkah lelaki itu yg selalu dingin padanya.Tapi Lisa tidak akan menyerah,Lisa akan berjuang agar lelaki itu mau membantunya belajar supaya Lisa mendapatkan nilai yg bagus pada remedial nanti.
’’kau sedang sibuk ya..??’’tanya Lisa,
‘’nie anak bisu atau apa sih pelit banget ngomongnya’’ gerutu Lisa pelan tapi lelaki itu malah pergi meninggalkan Lisa.Tapi Lisa tidak semudah itu untuk dihindari,Lisa mengikuti lelaki itu yg sedang mencari tempat duduk dan Lisa pun duduk di sebelahnya.
’’ mau membantuku…??’’tanya Lisa,tetapi lelaki itu tidak menjawab.
’’aku mohon sekali saja’’ucap Lisa memohon pada lelaki itu.
’’pliss..bantu aku memperbaiki nilai fisika ku ya..aku tau kamu sangat pintar jadi bantu aku ya..ya’’sambung Lisa dengan menampilkan muka memelas,tapi lelaki itu hanya diam.
’’hissh..benar-benar jahat cowo ini,mana bisa dia membiarkan temannya ini tidak lulus’’gerutu Lisa pelan.Lelaki itu menoleh kearah Lisa ,mungkin lelaki itu mendengar perkataan Lisa tadi
‘’apa kamu bilang..??..teman..??’’ tanya lelaki itu dingin.lisa sedikit kebingungan akan menjawab apa.
’’em.. kalau begitu teserah kau mau menganggap aku apa..tapi bukankah kita sudah saling mengenal…?maksudku kita sekelas bukan..?jadi aku mohon bantu aku ya..? ucap lisa.lelaki itu menyimpan bukunya dan menoleh kearah lisa dengan kesal sambil menatap lisa tajam.lisa hanya terdiam dan berusaha tersenyum walau sedang gelisah
’’gara-gara kamu aku tidak bisa membaca dengan tenang’’ucap lelaki itu geram sambil menatap lisa tajam.lisa kembali terdiam.
’’tuhan…semoga saja kevin mau menbantuku memperbaiki nilai fisika ku..ini menyangkut hidup dan matiku’’harap lisa dalam hati.
’’baiklah aku akan membantumu’’ ucap kevin.
’’terima kasih tuhan’’ucap lisa dalam hati.lisa nenatap kevin dengan perasaan bahagia.
’’benarkah kau mau membantuku..?’’ucap lisa,saking senangnya lisa malah mengoyang-goyangkan tubuh kevin.dan lisa baru menyadari kalau orang-orang didalam perpustakaan memperhatikan ia dan kevin dengan tatapan tajam,lisa hanya bisa menundukkan kepalanya menahan malu,lalu ia kembali menatap kevin dan tersenyum.
dikelas
‘’jadi gini kalau ini rumusnya 1/f=1/s+1/s’.’’jelas kevin yg tengah menjelaskan cara memasukkan rumus-rumus,lisa tersenyum.ia tau kalau kevin itu baik dan tidak akan tega melihat orang disekitarnya mengalami kesulitan,tapi kevin selalu berpura-pura dengan sikapnya yg dingin.lisa sudah lama mengenal kevin,sejak 3 tahun lalu saat mereka menginjakkan kaki pertama kali di sma,dan pada saat itu juga lisa sudah menyukai kevin.tapi lisa malu untuk menungkapkan perasaan nya itu kepada kevin apalagi sikap kevin yg dingin.kevin memang sangat terkenal disekolahnya selain pintar dan tampan,kevin juga cukup terkenal di kalangan gadis-gadis di smanya,bahkan tidak jarang ada gadis yg bersikap konyol ketika bertemu kevin.sebenarnya kevin ingin tertawa terbahak-bahak ketika melihat kelakuan gadis-gadis itu tapi kevin selalu bisa menutupinya dengan ekspresinya yg datar.
kevin melihat lisa sedang melamun dan ia merasa aneh karena lisa senyum-senyum sendiri
‘’kenapa nie anak..kesambet apaan..?’’ucap kevin dalam hati
’’apa kamu memikirkan hal yg lain..??’’ tanya kevin
‘’ternyata kamu ganteng juga ya’’ucap lisa yg masih menatap kagum kevin
‘’a..aapa kamu bilang..?’’tanya kevin terkejut
‘’ouch..ya...apaa.?.ya maaf..udah lanjutin aja jelasinnya aku akan memperhatikan kok’’ ucap lisa gelagapan
‘’dasar cewe aneh’’ucap kevin datar padahal ia ingin tertawa melihat tingkah lisa tapi ia tutupi dengan sikapnya yg dingin itu.kevin pun menjelaskan kembali materi pelajaran fisika itu.
dikamar lisa
lisa mengerjakan soal-soal yg ada pada buku fisikanya dengan serius,besok adalah kesempatan terakhir lisa untuk memperbaiki nilainya itu,lisa tidak ingin mengecewakan semua orang,keluarga,teman-temannya dan juga kevin yg sudah banyak membantunya,bahkan setiap istirahat dan pulang sekolah kevin selalu menyempatkan waktunya untuk mengajari lisa.lisa bertekad akan membuktikan bahwa lisa nur rahma tidak sebodoh seperti yg orang-orang pikirkan.jam di kamar lisa menunjukkan pukul 10 malam,tapi lisa terus membaca dan mengisi soal-soal yg ada dibukunya,walau akhirnya ia tertidur juga karena kelelahan
keesokan harinya
kevin duduk di ruang musik dengan gelisah sudah 2 jam lebih kelas remedial dimulai
‘’apakah lisa bisa mengerjakan soal-soalnya.apalagi kata guru fisika ,soalnya lebih sulit dari pada saat ulangan minggu lalu’’ucap kevin dalam hatinya,ia sangat gelisah menunggu lisa keluar
‘’lisa kan bodoh,mana mungkin dia bisa menjawab soal-soal itu…aaa..nggack aku yakin lisa pasti bisa menjawab soal-soal itu,lisa itukan cewe pekerja keras dan tidak mungkin menyerah begitu saja…aku yakin pasti dia lulus.’’ucap kevin dalam hatinya
tiba-tiba pintu kelas remedial terbuka.kevin melihat lisa berdiri didepan pintu,penampilan lisa terlihat kacau,kevin melihat sebuah kertas yg dipegang lisa dengan erat.lisa menatap kevin dengan tatapan sedih dan kevin pun berdiri dari tempat duduknya.kevin sangat takut kalau lisa tidak lulus.perlahan lisa berjalan dengan lemas kearah kevin
‘’maaf’’ucap lisa sambil menundukkan kepalanya
‘’aa..aapa kau..??’’tanya kevin terbata-bata
‘’iiiya..,aku sudah berusaha keras tapi….’’lisa tidak melanjutkan perkataannya tapi ia memberikan selembar kertas yg sedari tadi ada ditangannya kepada kevin.kevin mengambil kertas itu,dengan perlahan kevin membuka kertas itu perasaan gelisah menyelimuti kevin,ia takut kalau lisa tidak….kevin melongo melihat nilai yg tertera pada kertas itu .kevin menatap lisa dengan tatapan tajam tapi lisa malah tertawa sambil menundukkan kepalanya.
‘’kau tertipu..’’gumam lisa pelan ,sangat pelan tapi telinga kevin sangat tajam jadi kevin dapat mendengar perkataan lisa tadi.
‘’kau pikir ini lucu..??’’tanya kevin sambil manatap lisa yg masih menundukkan kepalanya, kemudian lisa perlahan mengangkat kepalanya dan menatap kevin
‘’baiklah aku minta maaf’’ucap lisa
‘’aku tidak tau bagaimana jadinya jika tidak ada kamu.terima kasih kevin telah bersedia membantuku..’’sambung lisa
kevin hanya terdiam tidak berkata apa-apa,ia hanya bisa menatap lisa yg berdiri dihadapannya.
‘’terima kasih kevin..kau sudah mau membantuku..kau memang laki-laki yg baik.’’ucap lisa sambil maju satu langkah mendekati kevin lalu memeluk kevin.kevin terkejut ketika tiba-tiba lisa memeluknya.kevin hanya bisa terdiam membiarkan lisa memeluknya erat.kevin sangat senang,senang karena melihat lisa bahagia dan ia juga senang karena orang yg ia sayangi kini tengah memeluknya. ya..kevin memang menyukai lisa tapi ia mengurungkan perasaannya ketika ia tau kalau lisa sedang dekat dengan ardhy.kevin bersikap dingin pada lisa karena ia berharap dengan bersikap begitu dapat mengurangi perasaanya pada lisa tapi nyatanya perasaan itu tak hilang-hilang juga.
‘’kevin..aku sebenarnya suka sama kamu,aku jatuh cinta sama kamu sejak pertama kali kita bertemu.maaf kalau aku sering mengganggumu,tapi aku janji mulai sekarang nggack akan mengganggumu lagi’’ucap lisa.kevin kaget dan langsung melepaskan pelukannya
‘’sekarang aku sadar kalau kamu tidak menyukai ku sama sekali..aku sadar kalau cinta ku bertepuk sebelah tangan...maaf kalau selama ini aku sering membuatmu merasa terganggu’’ucap lisa,air mata lisa pun menetes ,kevin mendekati lisa dan menghapus air mata lisa
‘’aku juga suka sama kamu..,tapi aku pikir kamu sukanya sama ardhy,jadi aku bersikap dingin padamu berharap perasaan ini hilang,tapi ternyata perasaan ini semakin menguasai hatiku’’ucap kevin yang membuat lisa terkejut
‘’apa..? aku sama ardhy..? aku dan ardhy itu nggack ada apa-apa ko’..aku itu sukanya ya cuman sama kamu’’
‘’benarkah….??’’ tanya kevin datar
‘’iya..aigoo nie anak ko’ cuek lagi’’ucap lisa yg merasakan kevin kembali kesikapnya yg dingin
‘’ya..sudah aku pulang’’sambung lisa seraya berjalan meninggalkan kevin.tapi tangan lisa ditarik kevin dan lisa pun kini berada dalam pelukan kevin
‘’lisa aku sayang sama kamu,aku nggack mau kehilangan kamu.lisa kamu mau nggack jadi pacar aku..??’’tanya kevin sambil memeluk erat lisa
‘’a..aku mau’’ucap lisa sambil menatap laki-laki yg tengah memeluknya itu
kevin pun terenyum,senyuman kevin yg bisa membuat hati perempuan manapun meleleh kini telah membuat hati lisa pun juga meleleh
‘’kamu kenapa..??’’tanya kevin sambil berusaha menahan tawa melihat tingkah lisa
‘’senyuman kamu membuat hatiku meleleh….’’ucap lisa
‘’cewe gombal’’ucap kevin
‘’emm..itu..yagh..kau membuatku malu’’ucap lisa sambil menundukkan kepalanya
‘’hehe..yaudah yuk pulang biar aku yg anterin’’ucap kevin sambil menarik tangan lisa
lisa pun hanya bisa menuruti perkataan kevin yg kini telah menjadi pacarnya.seantero sekolah memperhatikan kevin dan lisa.lisa tersenyum malu ketika melihat orang –orang tengah memperhatikannya dan kevin
‘’nih pake…’’ucap kevin sambil memberikan sebuah helm pada lisa
‘’makasih’’ucap lisa sambil senyum-senyum
‘’iih..kenapa sih senyum-senyum gitu..??’’tanya kevin sambil tertawa kecil
‘’nggack apa-apa ko..’’balas lisa
‘’ouch..yaudah naik’’ucap kevin
‘’iya’’ucap lisa
lisa memeluk erat pinggang kevin yg tengah mengendarai motornya,melihat tangan lisa dipinggangnya kevin hanya bisa tersenyum bahagia
Komentar
Posting Komentar